7 Hal yang Perlu Dicek Saat Membeli Motor Bekas

Agar terhindar dari kerumunan yang sangat berpotensi menyebar penularan Covid-19, banyak yang beralih dari angkutan umum ke kendaraan pribadi. Banyak orang yang akhirnya memutuskan untuk membeli motor bekas. Membeli motor bekas banyak dilakukan karena harganya lebih terjangkau. Selain itu, pihak leasing atau lembaga pembiayaan juga berlomba-lomba menggandeng berbagai diler motor bekas untuk bekerja sama menggarap pasar konsumennya.

Membeli motor bekas banyak dilakukan karena harganya lebih terjangkau. Selain itu, pihak leasing atau lembaga pembiayaan juga berlomba-lomba menggandeng berbagai diler motor bekas untuk bekerja sama menggarap pasar konsumennya.

Tapi, banyak juga orang yang kecewa karena merasa motor bekas yang dibelinya tidak sesuai dengan harapan. Beberapa merasakan motor mulai muncul permasalahan setelah tak lama digunakan.

Akhirnya, harus keluar lagi biaya perbaikan. Pengeluaran pun jadi membengkak karena beberapa masalah yang ditimbulkan.

Darwin Danubrata, dari diler motor bekas Songsi Motor, mengatakan, ada baiknya calon pembeli memperhatikan beberapa hal agar tidak menyesal di kemudian hari.

“Mulai dari mesin, cat, list, pelek, sampai las-lasan harus dicek dengan seksama. Bisa terlihat dari kondisi motor itu,” ujar Darwin saat dihubungi Kompas.com, beberapa waktu lalu.

1. Lakukan Riset Kendaraan yang Akan Dibeli

Langkah pertama adalah menentukan jenis motor apa yang akan dibeli, seperti sport, bebek, atau skutik. Setelah itu, lakukan pengecekan harga pasaran dari motor tersebut. Agar uang yang dikeluarkan sesuai dengan kondisi motor yang ditawarkan.

2. Cek Kelengkapan Dokumen Kendaraan

Setiap melakukan pembelian motor bekas, wajib untuk melakukan pengecekan terhadap dokumen kendaraan, seperti STNK dan BPKB. Sehingga, bisa dipastikan bahwa motor sudah sesuai dengan dokumennya. Motor yang tidak sesuai dengan dokumennya sama saja melanggar aturan dan tidak bisa diperpanjang pajaknya.

3. Cek Nomor Rangka dan Nomor Mesin

Bukan hanya dokumen saja yang wajib untuk dicek, tapi nomor rangka dan nomor mesin juga harus dicocokkan. Jika ada ketidakcocokan, perlu dicurigai, karena bisa saja itu motor curian. Jika sudah cocok, perlu diteliti lagi, apakah nomornya asli keluaran pabrik atau sudah diubah oleh si penjual.

4. Cek Kondisi Mesin

Melakukan pengecekan pada kondisi mesin mungkin agak sulit bagi orang awam. Untuk itu, tak ada salahnya untuk mengajak orang lain yang mengerti dengan mesin motor, seperti mekanik kepercayaan.

“Sudah pernah dibuka atau belum mesinnya. Ini bisa dilihat dari warna asli bawaan pabrik apa sudah berubah atau belum,” kata Darwin. Sebab, kondisi gasket merupakan “pintu masuk” untuk mengetahui apakah motor tersebut pernah bermasalah atau tidak dengan mesinnya. Pasalnya, komponen ini menghubungkan bagian silinder dengan mesin tengah. Jika gasket sudah pernah diganti, artinya bagian seher hingga setang juga pernah diganti dan sudah tidak orisinal lagi.

5. Cek Suara Mesin

Hidupkan mesin, pastikan apakah motor bisa idle atau langsam (tetap menyala pada putaran mesin rendah atau tanpa digas). Tujuannya adalah untuk memastikan kondisi mesin masih baik atau tidak. Sebab, mesin yang bermasalah pada umumnya tidak akan langsam di putaran bawah. Selain itu, dengarkan juga suara mesinnya, apakah halus atau mengeluarkan suara kasar. Jika suaranya kasar, bisa jadi ada kerusakan pada bagian mesinnya.

6. Cek Kondisi Fisik Motor

Periksa apakah ada bagian yang lecet seperti habis terjatuh. Biasanya, motor yang sudah terjatuh, akan memengaruhi kendali motor. Baca juga: Cara Cek KK Online 2025 Pakai HP, Ini Aplikasinya Cek juga cat pada bodinya, apakah masih bawaan pabrik atau sudah dicat ulang. Bisa dengan cara dilihat dan diraba, jika sudah bukan cat asli maka pori-porinya tampak besar dan catnya tampak lebih tebal.

7. Jangan Terkecoh dengan Kilometer Rendah

Ketika membeli motor bekas tidak perlu terlalu mempertimbangkan berapa kilometer motor tersebut sudah pernah berjalan. Sebab, saat ini sudah bertebaran jasa untuk setel ulang speedometer, baik yang manual atau digital,” ucap Darwin. Motor dengan tahun yang sudah cukup tua, tapi kilometernya masih sangat rendah juga patut dicurigai.

Read more

Lima Cara Aman Melewati Banjir Menggunakan Motor Matic

Ketika musim hujan tiba dan banjir menjadi ancaman, menjaga performa sepeda motor matik agar tidak mogok di tengah banjir yang dilewati adalah prioritas utama.

Bagi pengendara motor kondisi ini sangat tidak menyenangkan karena motor menjadi mogok dan harus mendorong motor di tengah-tengah genangan air yang tentunya akan cukup menyulitkan.

Berkendara di jalan yang penuh dengan genangan air pasti tidak mudah terutama untuk motor matic. Namun sebenarnya ada cara melewati banjir dengan motor matic agar tidak mogok di tengah genangan air.

(more…)Read more

Pertolongan Pertama Saat Motor Terendam Banjir

Beberapa waktu ini hujan sering melanda di beberapa kota, bahkan di beberapa wilayah sempat diterjang banjir. Bagi Sobat Nusantara yang beraktivitas dengan menggunakan sepeda motor harus selalu waspada, apalagi yang berada di kota-kota yang rawan banjir. Ada kalanya kita memaksakan sepeda motor melewati genangan air yang tinggi untuk bisa sampai tujuan. Lalu bagaimana jika sepeda motor ternyata tenggelam atau gagal melewati banjir yang membuat motor jadi mogok? Berikut ini hal-hal yang harus Sobat perhatikan dalam pertolongan pertama untuk sepeda motor.

(more…)Read more

Mengapa Anda Harus Mengganti Oli Motor Anda secara Rutin?

Berbicara mengenai bagian-bagian dalam motor, kebutuhan akan oli tentunya tidak dapat dipungkiri lagi. Cairan pelumas ini sangat dibutuhkan untuk menunjang kelancaran mesin maupun komponen lainnya dalam motor.

Cara menjaga kualitas oli motor dapat berupa banyak hal, tergantung dari bagaimana anda merawat motor anda sendiri. Hal paling sederhana yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan motor secara wajar (tidak digunakan untuk balap ), melakukan servis motor secara rutin, hingga mengganti oli secara berkala.

(more…)Read more

Keuntungan Mengganti Oli Secara Rutin dan Teratur

Dari sekian banyaknya kasus mesin sepeda motor rusak dan bahkan harus mengalami tindakan turun mesin adalah karena faktor telat ganti oli. Tak hanya itu, banyak kerugian yang didapat bagi pengendara yang tidak merawat sepeda motor termasuk yang paling penting dan paling mudah seperti mengganti oli.

Beberapa alasan klasik yang sering diutarakan para pengendara yang telat ganti oli adalah karena faktor lupa, atau karena dirasa kondisi mesin masih enak padahal sudah waktunya ganti yang justru menyebabkan kerugian yang lebih besar.

Sebaliknya, mengganti oli mesin secara teratur dan rutin justru banyak untuknya.Penasaran apa saja? Berikut diantaranya.

(more…)Read more

6 Manfaat Ganti Oli Motor untuk Pemilik Kendaraan

Pemilik kendaraan bermotor wajib mengganti oli mesin sesuai saran dari pabrikan motor. Bukan hanya sebagai kewajiban, mengganti oli motor mendatangkan banyak manfaat. 

Oli memiliki fungsi penting sebagai pelumas motor. Sebab oli merupakan cairan penting yang mendukung kinerja mesin motor agar bisa berjalan dengan baik. Berkat oli, mesin motor dapat terlumasi dengan baik dan dapat dijalankan. Jika oli motor tidak diganti secara berkala, maka kinerja motor akan berkurang.  

(more…)Read more